Bacaan Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh, Teks Arab dan Artinya Beserta Hukumnya
Meski demikian, tanpa sahur pun puasa tetap boleh. Disunahkan untuk mengakhirkan makan sahur hingga mendekati waktu shubuh seperti disebutkan dalam hadits berikut:
Dari Abu Zar Al-Ghifari ra. dengan riwayat marfu", ”Umatku masih dalam kebaikan selama mendahulukan buka puasa dan mengakhirkan sahur.(HR Ahmad: 1/547)”.
Niat puasa sebulan penuh pada malam awal puasa Ramadhan, sebagaimana dilansir dari laman Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah KTB, hukumnya disunnahkan. Sedangkan hukum niat untuk puasa hari-hari setelah hari pertama ulama berbeda pendapat (khilaf).
Menurut madzhab syafi'iyah niat puasa untuk sebulan penuh tersebut cukup untuk puasa satu hari yang pertama, sehingga stiap hari puasa ramadhannya wajib diniati, jika tidak diniati maka tidak sah puasanya sebulan tersebut kecuali puasa Ramadhan hari pertamanya.
Sedangkan menurut imam Malik niat puasa Ramadhan untuk sebulan penuh sudah mencukupi, sehingga untuk hari-hari berikutnya tidak wajib niat kembali, yang artinya jika tidak niat pun sudah sah karena niatnya sudah sebulan penuh pada malam hari pertama awal puasa Ramadhan tersebut. [ Hasyiya qulyubi wa 'umairoh 2/67, Al-majmu' syarah muhadzab 6/303, Hasyiyah al-bajuri 1/288 ].
Niat puasa Bulan Ramadhan sebulan penuh ini untuk mengantisipasi jika lupa atau tertidur. Hal ini mengikuti atau taqlid Imam Malik. Namun, dianjurkan untuk tetap memperbarui niat puasa pada malam hari.
Itulah ulasan mengenai niat puasa Ramadhan sebulan penuh. Perlu diperhatikan, niat puasa Ramadhan satu bulan penuh dimaksudkan sebagai antisipasi apabila lupa tidak niat puasa.
Editor: Kastolani Marzuki