Awal Ramadhan 1443 H / 2022 di Indonesia Berpotensi Berbeda, Ini Penjelasannya
"Kalau ternyata di malam itu hilal berhasil dilihat maka kita puasa bareng bersama persyarikatan Muhammadiyah," katanya dikutip dari @ma'ruf khozin.
Dia menjelaskan, secara kelembagaan dalam setiap Keputusan Bahtsul Masail selalu menggunakan Rukyat, berdasarkan hadits sahih.
صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ ، وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ ، فَإِنْ غُبِّىَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلاَثِينَ
“Berpuasalah karena melihat hilal dan akhiri puasa karena melihat hilal. Jika terhalang maka sempurnakan Sya’ban 30 hari” (HR al-Bukhari, Muslim dan an-Nasai dari Abu Hurairah).
Sidang Isbat
Kementerian Agama akan menggelar sidang Isbat penetapan awal Ramadan 1443 Hijriah secara hybrid, pada Jumat (1/4/2022) atau bertepatan dengan tanggal 29 Sya'ban 1443 Hijriah. Hybrid di sini maksudnya adalah sidang dilakukan secara daring dan juga langsung.