“Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Sya’ban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.”
Keterangan: Hadis ini memiliki banyak jalur dan diriwayatkan dari beberapa sahabat. Imam Al-Albani menshahihkan hadis ini dan memasukkannya dalam Silsilah Ahadits Shahihah karena memiliki banyak jalur yang saling menguatkan. Meskipun demikian, ada juga ulama yang menilai hadis ini dhaif, dan bahkan menyimpulkan semua hadis tentang keutamaan Nisfu Syaban sebagai hadis dhaif.
Keutamaan Malam Nisfu Syaban
Terkait keutamaan malam Nisfu Syaban, Ibnu Rajab menyebutkan bahwa riwayat-riwayat yang ada masih diperselisihkan. Kebanyakan ulama menilainya lemah, meskipun Ibnu Hibban menilai sebagiannya shahih dan memasukkannya ke dalam Shahih Ibnu Hibban.
Contohnya, riwayat dari Aisyah RA menyebutkan bahwa Allah SWT akan turun ke langit dunia pada malam Nisfu Syaban dan memberikan ampunan kepada manusia yang jumlahnya lebih banyak dari bulu kambing Bani Kalb.
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah, namun Tirmidzi menyebutkan bahwa Imam Bukhari menilainya lemah. Ibnu Rajab juga menyebutkan hadits-hadits lain yang semakna, namun memiliki kelemahan.