Apakah Tinta Pemilu Bisa Dipakai Sholat? Umat Muslim Perlu Tahu!
JAKARTA, iNews.id - Apakah tinta pemilu bisa dipakai sholat jadi pembahasan yang menarik akhir-akhir ini. Terlebih lagi, masyarakat Indonesia telah menyalurkan hak suaranya di Pemilu 2024, pada Rabu, 14 Februari 2024 kemarin.
Penggunaan tinta pada setiap Pemilu di Indonesia sudah menjadi suatu hal yang wajar. Tinta tersebut digunakan sebagai penanda jika seseorang telah selesai melakukan pencoblosan pemilu.
Biasanya, tinta dicelupkan pada salah satu jari tangan. Namun, hal yang menjadi pertanyaan sebagian masyarakat, apakah tinta pemilu bisa dipakai sholat? Mengingat tinta tersebut dapat bertahan di suatu area permukaan kulit sampai berhari-hari.
Menurut laman NU Online, Kamis (15/2/2024), tinta pemilu dinyatakan terdapat najis usai dilakukan uji laboratorium, maka pemilih yang telah mencelupkan salah satu jari tangan ke tinta diharuskan untuk mensucikannya menggunakan sabun, atau zat pembersih lainnya.
Cara Menghilangkan Tinta Pemilu di Tangan
ضابط العسر قرصه ثلاث مرات مع الاستعانة المتقدمة فلو صبغ شيء بصبغ متنجس ثم غسل المصبوغ حتى صفت الغسالة ولم يبق إلا مجرد اللون حكم بطهارته
Artinya, “Kriteria sulit itu adalah tindakan mengorek sesuatu sebanyak tiga kali disertai dengan bantuan pendahuluan [seperti sabun atau pembersih lainnya]. Bila suatu benda dicelup dengan pewarna yang mengandung najis, lalu benda yang dicelup dengan pewarna tersebut dicuci hingga bersih basuhannya dan yang tersisa hanya warnanya, maka benda itu dihukumi suci,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zein, [Bandung, Al-Maarif: tanpa catatan tahun], halaman 46).
Kemenkes: Jawa Tengah Catat Kematian Petugas KPPS Pemilu 2024 Terbanyak se-Indonesia