Sedangkan, dalam suatu hadist, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda,
Keutamaan Puasa Nisfu Syaban Lengkap dengan Dalil
Islam ditegakkan di atas lima perkara, yaitu dua kalimat syahadat, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa Ramadhan, dan haji ke Baitullah bagi mereka yang mampu,” (HR. Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam At-Tirmidzi, dan Imam An-Nasa).
Meski begitu, terdapat beberapa golongan yang tidak wajib menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan. Sebagai gantinya, mereka dapat menggantinya dengan membayar fidyah, yakni memberikan makan kepada orang miskin setiap hari berdasarkan hitungan puasa yang ditinggalkannya.
Kapan Membaca Niat Puasa Nisfu Syaban? Simak Tata Cara, Doa Berbuka, dan Keutamaan
Berikut iNews.id akan berikan ulasan mengenai golongan yang tidak boleh berpuasa dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (6/3/2024).
Golongan yang Tidak Boleh Puasa
1. Anak Kecil
Anak kecil dengan usia dibawah 7 tahun tidak wajib menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Dikarenakan usia tersebut belum termasuk kategori usia belum baligh.
Bagaimana Jika Kita Lupa Qadha Puasa Ramadhan? Begini Ketentuannya
Adapun, latihan puasa yang dapat dilakukan oleh anak-anak adalah berbuka di waktu dzuhur. Atau puasa ini biasa kita sebut dengan puasa bedug. Setelah itu, orang tua dapat membiasakan anak-anaknya untuk puasa hingga waktu maghrib.
2. Hilang Akal Sehat
Orang yang hilang akal sehat tidak wajib berpuasa. Jika tetap melaksanakannya, maka puasanya tidak sah. Ulama mengkategorikan orang akal sehat menjadi dua macam, yakni hilang akal sehat dengan sengaja dan tidak disengaja.
3. Sakit
Salah satu orang yang diperbolehkan meninggalkan puasa adalah orang sakit. Ia dapat mengganti puasa bulan Ramadhan dengan qadha ataupun fidyah berdasarkan ketentuan yang berlaku.