Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Keutamaan Bulan Dzulqa'dah dalam Islam, Nomor 2 Paling Dahsyat
Advertisement . Scroll to see content

7 Peristiwa di Bulan Dzulqa'dah, Nomor 3 Bikin Umat Islam Sedih

Selasa, 21 April 2026 - 05:30:00 WIB
7 Peristiwa di Bulan Dzulqa'dah, Nomor 3 Bikin Umat Islam Sedih
Sejumlah peristiwa penting di Bulan Dzulqa'dah yang penuh hikmah bagi umat Islam. (Foto: Freepik/AI)
Advertisement . Scroll to see content

3. Haji Wada 

Peristiwa di Bulan Dzulqa'dah berikutnya yakni Nabi Muhammad SAW melakukan haji wada (haji perpisahan). Setelah pelaksanaan haji wada Rasulullah tidak lagi melaksanakan ibadah haji karena beliau wafat beberapa bulan setelahnya. 

Rasulullah Saw. dengan para sahabatnya melaksanakan ibadah haji ini dimulai perjalannya dari Madinah menuju Makkah sejak bulan Dzulqa’dah, sampai beliau melaksanakan puncak ibadah haji pada tanggal 9 Dzulhijjah tahun ke-10 Hijriyah dengan melakukan wukuf di Arafah. 

4. Abu Bakar Wafat

Peristiwa selanjutnya di Bulan Dzulqa'dah yakni sahabat dekat Rasulullah SAW, Abu Bakar Ash-Shiddiq wafat. Abu Bakar Ash-Shiddiq ini adalah sahabat istimewa Nabi SAW, karena Abu Bakar termasuk golongan Assabiquunal awwaluun (golongan yang pertama masuk Islam). 

Abu Bakar sosok yang menemani perjalanan beliau hijrah dari Makkah ke Madinah. Abu Bakar ash-Shiddiq wafat pada tanggal 22 Dzulqa’dah, tiga tahun setelah Rasulullah wafat.

5. Paman Nabi Wafat

Berikutnya peristiwa di Bulan Dzulqa’dah, paman Nabi SAW, Abu Thalib wafat. Abu Thalib adalah pelindung dan tameng dakwah Rasulullah SAW. 

6. Perang Bani Quraizhah

Pada bulan Dzulqadah tahun kelima Hijriah, terjadi peristiwa penting berupa Perang Bani Quraizhah. Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri dalam kitab sirahnya mencatat bahwa sehari setelah Rasulullah SAW kembali ke Madinah, Malaikat Jibril mendatangi beliau pada waktu Zuhur.

Jibril menyampaikan pesan bahwa para malaikat belum meletakkan senjata mereka dan meminta Rasulullah untuk berangkat bersama para sahabat menuju perkampungan Bani Quraizhah. Jibril berjanji akan berjalan di depan mereka untuk mengguncangkan benteng-benteng musuh dan menanamkan ketakutan di hati mereka.

Menanggapi pesan ini, Rasulullah segera memerintahkan para sahabat untuk berangkat ke pemukiman Bani Quraizhah dengan pesan agar tidak melaksanakan shalat Ashar hingga tiba di tempat tujuan. Setibanya di sana, pasukan Muslim mengepung benteng-benteng Bani Quraizhah selama 25 malam (menurut riwayat lain 25 hari).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut