7 Dampak Maksiat: Racun Tersembunyi yang Menghancurkan Hati, Ilmu dan Rezeki
JAKARTA, iNews.id - Dampak maksiat bukanlah perkara sepele dalam kehidupan seorang muslim. Banyak orang mengira bahwa dosa hanya akan berdampak di akhirat, padahal kenyataannya, maksiat membawa kerusakan yang nyata di dunia: menodai hati, menghalangi ilmu, menutup pintu rezeki, hingga merusak hubungan antarmanusia.
Ibnul Qayyim rahimahullah, dalam karya monumentalnya Ad-Daa’ wa Ad-Dawaa’, menjelaskan secara mendalam bagaimana dampak buruk maksiat bagaikan racun yang perlahan-lahan menghancurkan kualitas hidup manusia. Berikut penjelasan Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal di laman Rumaysho tentang dampak maksiat:
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
فَمَا يَنْبَغِي أَنْ يُعْلَمَ، أَنَّ الذُّنُوبَ وَالْمَعَاصِيَ تَضُرُّ، وَلَا بُدَّ أَنَّ ضَرَرَهَا فِي الْقَلْبِ كَضَرَرِ السُّمُومِ فِي الْأَبْدَانِ عَلَى اخْتِلَافِ دَرَجَاتِهَا فِي الضَّرَرِ، وَهَلْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ شَرٌّ وَدَاءٌ إِلَّا سَبَبُهُ الذُّنُوبُ وَالْمَعَاصِي، فَمَا الَّذِي أَخْرَجَ الْأَبَوَيْنِ مِنَ الْجَنَّةِ، دَارِ اللَّذَّةِ وَالنَّعِيمِ وَالْبَهْجَةِ وَالسُّرُورِ إِلَى دَارِ الْآلَامِ وَالْأَحْزَانِ وَالْمَصَائِبِ؟
Artinya, dosa dan maksiat pasti menimbulkan mudarat, sebagaimana racun yang merusak tubuh. Tidak ada keburukan di dunia dan akhirat kecuali sebab utamanya adalah dosa dan maksiat. Bukankah dosa yang menyebabkan Adam dan Hawa terusir dari surga ke dunia yang penuh penderitaan?
Dosa Kecil di Mata Manusia, Besar di Sisi Allah
وَقَالَ الْفُضَيْلُ بْنُ عِيَاضٍ: بِقَدْرِ مَا يَصْغَرُ الذَّنْبُ عِنْدَكَ يَعْظُمُ عِنْدَ اللَّهِ، وَبِقَدْرِ مَا يَعْظُمُ عِنْدَكَ يَصْغَرُ عِنْدَ اللَّهِ.