Zaskia Sungkar Rajin Bikin Bekal Bergizi Seimbang untuk Anak, Ini Alasannya
Sebagai tambahan, Jurnal JIRK (2002) menyatakan bahwa bekal makanan sehat memberikan kontrol langsung terhadap asupan gizi anak. Hal ini membantu menjaga keseimbangan nutrisi, serta mendorong anak tetap memilih makanan sehat dan tidak tergoda jajan sembarangan.
"Bekal sehat turut memastikan kebutuhan kalori siang hari, yaitu sekitar 30% kebutuhan kalori harian terpenuhi dengan baik," ungkap laporan jurnal tersebut.
Kemudian, dengan membuat bekal sehat si anak lebih mungkin memiliki performa akademik dan fokus yang baik, karena si kecil asupan gizinya tercukupi dengan baik.
"Kalau makannya asal, umumnya anak tetap merasa lapar dan ini membuat dia terganggu dalam belajar dan beraktivitas di luar rumah," ungkap laman School Nutrition Association.
Disarankan juga oleh laman tersebut bahwa orang tua sebaiknya melibatkan anak dalam menentukan menu bekal makanan. Ini dapat membantu hubungan keluarga yang lebih baik.
"Dengan orang tua menghadirkan makanan bergizi seimbang, termasuk dengan memberikan susu pertumbuhan yang terbaik, itu akan membantu anak menjadi generasi emas di tahun 1945," kata Diana Theodora, General Manager Brand Communication and Content Health Care Tempo Scan Pacific.
Jadi, itu dia alasan mengapa orang tua penting membuatkan bekal makanan bergizi seimbang untuk anaknya.
Editor: Muhammad Sukardi