Waspada! Komplikasi Diabetes Ini Diam-Diam Bisa Sebabkan Kebutaan
Bahkan, menurutnya, kerusakan yang telah terjadi selama bertahun-tahun belum tentu berhenti meski pasien sudah berhasil mengontrol gula darah, tekanan darah, atau berhenti merokok.
"Kalau diabetesnya sudah berlangsung lama, proses kerusakan pada retina tetap bisa berlanjut. Karena itu yang paling penting adalah deteksi dini dan pemantauan secara rutin," katanya.
Besarnya ancaman retinopati diabetik terlihat dari tingginya jumlah penyandang diabetes di Indonesia.
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi diabetes mencapai 11,7 persen, atau diperkirakan sekitar 32 juta orang. Namun, hanya sekitar 4,8 juta orang yang tercatat rutin menjalani kontrol kesehatan.
Sementara itu, analisis data BPJS Kesehatan menunjukkan sekitar 15 juta peserta telah didiagnosis diabetes. Dari jumlah tersebut, sekitar 12 juta orang rutin berobat ke fasilitas kesehatan.