Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Edwin van der Sar Ungkap Detik-Detik Alami Pendarahan Otak, Reaksi Pertama Bikin Terdiam
Advertisement . Scroll to see content

Tukul Arwana Pendarahan Otak, Kenali Gejalanya Berawal dari Nyeri Sekitar Mata

Jumat, 24 September 2021 - 13:39:00 WIB
Tukul Arwana Pendarahan Otak, Kenali Gejalanya Berawal dari Nyeri Sekitar Mata
Tukul Arwana mengalami pendarahan otak (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Abrar juga memaparkan teknologi minimal invasif (endovaskular) untuk tatalaksana aneurisma ini sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Salah satu perkembangan terkini yaitu pemasangan Cerebral Flow Diverter untuk pengobatan aneurisma yang angka keberhasilannya sangat tinggi hingga 95 persen. 

Menurutnya, metode ini sudah mulai diterapkan di rumah sakit PON dalam beberapa tahun ke belakang. Adapun keunggulan teknologi ini adalah prosedur relatif cepat, pasca-tindakan tidak perlu perawatan ICU, mengurangi lamanya rawat inap, lebih nyaman untuk pasien, dan tidak ada luka sayatan.

“Dengan hadirnya Aneurysm Awareness Month ini, saya berharap masyarakat lebih aware akan penyakit ini dan mau melakukan pemeriksaan brain check-up secara rutin, sehingga kasus-kasus aneurisma otak di Indonesia dapat ditangani sebelum pecah dan membantu mencegah kecacatan dan kematian akibat penyakit ini," katanya.

Risiko

Lantas apa saja fakta dari aneurisma? Dokter Abrar menjelaskan aneurisma terjadi karena melemahnya dinding pembuluh darah otak. Adapun pasien yang berisko adalah memiliki hipertensi, berusia di atas 40 tahun. Para perokok dan genetik juga memiliki potensi risiko aneurisma.

Gejala

Selain faktor risiko, Anda juga harus mengenal gejala dari aneurisma. Menurut dr Abrar, biasanya akan terjadi nyeri di sekitar mata, mati rasa di salah satu sisi wajah, pusing dan sakit kepala, kesulitan berbicara, keseimbangan terganggu sulit berkonsentrasi atau memiliki daya ingat yang lemah, hingga gangguan penglihatan atau melihat ganda.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut