Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Muka Pucat Jadi Gejala Awal Gagal Ginjal
Advertisement . Scroll to see content

Tren Minuman di Asia, Seberapa Sehat Bubble Tea?

Selasa, 21 Januari 2020 - 20:38:00 WIB
Tren Minuman di Asia, Seberapa Sehat Bubble Tea?
Bubble tea lagi menjadi tren di Asia. (Foto: Laboratorioespresso)
Advertisement . Scroll to see content

Padahal, menurut Edisi 2015-2020 dari Dietary Guidelines for Americans, asupan gula tambahan yang disarankan setiap hari tidak boleh lebih dari 10 persen kalori yang dikonsumsi.

Menyebabkan kenaikan berat badan hingga diabetes

Sehingga itu tentunya melebihi jumlah gula yang disarankan setiap hari, yang seiring waktu dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Jika bubble tea dikonsumsi secara teratur, dari waktu ke waktu, ini dapat menyebabkan penambahan berat badan, yang pada akhirnya menyebabkan obesitas, penyakit jantung hingga diabetes.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut