Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ahli Tegaskan Rokok Sumber Penyakit!
Advertisement . Scroll to see content

Tidak seperti Tar, Ini Alternatif Kurangi Risiko Penyakit akibat Rokok

Senin, 21 Juni 2021 - 21:09:00 WIB
Tidak seperti Tar, Ini Alternatif Kurangi Risiko Penyakit akibat Rokok
Alternatif mengurangi risiko penyakit akibat rokok (Foto: Healthline)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sudah menjadi hal umum jika tar pada rokok memiliki dampak kesehatan pada tubuh. Adapun beberapa penyakit yang akan berisiko adalah jantung, paru-paru, hingga kanker. Maka itu, diperlukan alternatif untuk mengurangi dampak risiko penyakit akibat rokok.

Sebagian besar dari produk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL), seperti rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan, menerapkan sistem pemanasan elektronik dalam penggunaannya, atau metode konsumsi lain, seperti kantong nikotin. Alhasil, kategori produk ini tidak melalui proses pembakaran, tidak menghasilkan asap dan abu. Selain itu, memiliki profil risiko dan karakteristik yang berbeda dari rokok.

Ketua salah satu perkumpulan UMKM industri HPTL, Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Aryo Andrianto mengatakan, selain tidak menghasilkan asap, produk HPTL juga tidak meninggalkan bau yang melekat pada penggunanya. Sebab, produk HPTL menghasilkan uap yang cepat hilang di udara. “Ketika menggunakan produk HPTL, tidak ada lagi bau yang tidak sedap yang menempel pada tubuh. Produk ini berbeda dengan rokok,” kata Aryo, melalui keterangan tertulisnya dikutip Senin (21/6/2021).

Seperti diketahui, pasca konsumsi rokok seringkali meninggalkan bau yang melekat, baik pada tubuh pengguna, benda, atau orang yang berada di sekitar perokok. “Kalau setelah merokok, biasanya baju dan rambutnya jadi bau. Orang-orang di sekitar perokok juga terganggu sama baunya. Nah, kalau pakai produk HPTL, harapannya orang-orang di sekitar pengguna tidak terganggu dengan baunya,” ujarnya.

Aryo juga berharap, pemerintah memberikan dukungan penuh bagi produk HPTL. Salah satu bentuk dukungan tersebut berupa regulasi khusus bagi produk HPTL yang terpisah dan berbeda dari regulasi rokok. Sebab, sampai saat ini, regulasi mengenai produk HPTL masih disatukan dengan regulasi rokok. “Produk HPTL dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah rokok di Indonesia. Jadi, regulasi produk HPTL harus dipisahkan dan tentunya diatur berbeda dengan rokok. Kami harap pemerintah bisa melihat potensi manfaat ini,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut