Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kenapa Wajah Memerah saat Tersipu? Ternyata Berhubungan dengan Bagian Otak Tertentu
Advertisement . Scroll to see content

Terlalu Sering Nonton Konten Receh Bisa Picu Brain Rot, Ini Dampaknya terhadap Otak

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:53:00 WIB
Terlalu Sering Nonton Konten Receh Bisa Picu Brain Rot, Ini Dampaknya terhadap Otak
Brain rot merupakan kondisi kemampuan berpikir seseorang menurun akibat terlalu sering mengonsumsi konten cepat, dangkal, dan receh di media sosial. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

“Masalahnya, konten brain rot itu super cepat, penuh kejutan, jadi timbul lonjakan dopamin terus-menerus. Hasilnya, otak memberi sinyal, kalau mau senang, scroll lagi. Terbentuk kecanduan digital,” ujarnya.

Prof Zulys menuturkan, otak manusia sebenarnya dirancang untuk berpikir secara mendalam dan reflektif. Namun, pola konsumsi konten cepat membuat kemampuan fokus perlahan menurun.

Akibatnya, seseorang menjadi sulit bertahan menonton video berdurasi panjang dan daya ingat ikut melemah. Informasi yang diterima juga tidak tersimpan dalam memori jangka panjang.

“Rentang fokus perhatian rusak, tidak tahan nonton video lebih dari 1 menit, dan daya ingat melemah. Informasi tidak masuk ke ingatan panjang. Sulit membuat keputusan, sering jadi lebih reaktif, kurang reflektif,” kata Prof Zulys.

Dia mengingatkan, dampak brain rot tidak bisa dianggap sepele. Selain menurunkan fokus dan konsentrasi, kondisi tersebut juga berpotensi memicu gangguan emosi hingga meningkatkan risiko depresi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut