Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Prabowo Makan Siang Bareng Siswa Sekolah Rakyat, Menunya Nasi Pakai Ayam dan Telur
Advertisement . Scroll to see content

Telur Ceplok atau Dadar, Mana Lebih Sehat? Begini Penjelasan Ahli Gizi

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:35:00 WIB
Telur Ceplok atau Dadar, Mana Lebih Sehat? Begini Penjelasan Ahli Gizi
Banyak masyarakat masih bertanya-tanya, mana yang lebih sehat antara terlur celok dan dadar, terutama bagi yang sedang menjalani pola makan sehat. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

"Proses memasak telur dapat meningkatkan daya cerna dan penyerapan protein hingga sekitar 91 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan telur mentah yang hanya sekitar 51 persen," ujarnya.

Meski begitu, dia mengingatkan agar telur tidak dimasak dengan suhu yang terlalu tinggi dalam waktu lama. Suhu memasak yang disarankan berkisar 60 hingga 80 derajat Celsius.

Sementara itu, pemanasan pada suhu di atas 150 hingga 160 derajat Celsius berpotensi merusak sebagian asam amino sehingga dapat menurunkan kualitas gizi telur.

Bagi masyarakat yang sedang menjaga berat badan, Dr Karina menyarankan metode memasak tanpa minyak, seperti merebus, membuat poached egg, atau mengukus. Namun, telur ceplok maupun telur dadar tetap bisa menjadi pilihan sehat selama penggunaan minyak dibatasi.

"Gunakan wajan anti lengket atau minyak semprot agar jumlah minyak yang digunakan lebih sedikit," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut