Tak Hanya Bikin Rambut Patah, Tidur dengan Rambut Basah Berisiko Infeksi Kulit Kepala
"Makanya bisa muncul ketombe parah sampai folikulitis (radang pori-pori rambut yang bentuknya kayak jerawat kecil). Selain itu, rambut pas basah itu lagi rapuh. Kalo sering kegesek bantal, ujungnya jadi gampang patah," katanya.
Selain meningkatkan risiko infeksi kulit kepala, rambut yang masih basah juga berada dalam kondisi paling rapuh. Gesekan dengan bantal saat tidur dapat membuat batang rambut mudah patah, bercabang, bahkan meningkatkan kerontokan.
Untuk mencegah kondisi tersebut, dr Cecep menyarankan agar rambut dikeringkan terlebih dahulu sebelum tidur. Jika sudah terlalu lelah, setidaknya pastikan kulit kepala dan akar rambut benar-benar kering sehingga kelembapan tidak bertahan terlalu lama.
"Kalo emang kecapean banget, minimal pastiin kulit kepala dan akar rambut kering. Ini penting buat mutus lingkungan lembab. Usahain sering ganti sarung bantal, biar sisa kuman gak numpuk dan balik lagi ke kepala kita," ujarnya.
Selain mengeringkan rambut, menjaga kebersihan sarung bantal juga penting dilakukan. Sarung bantal yang rutin dicuci dapat membantu mengurangi penumpukan kuman yang berpotensi kembali menempel pada kulit kepala.
Dia juga menyarankan penggunaan sarung bantal berbahan sutra atau satin untuk mengurangi gesekan pada rambut saat tidur. Sementara bagi pemilik rambut panjang, mengikat rambut secara longgar dinilai dapat membantu mengurangi tarikan pada akar rambut.
"Pake sarung bantal yang licin buat ngurangin gesekan, jadi rambut gak gampang patah pas kita bolak-balik tidur. Kalo rambutnya panjang, ikat longgar aja. Jangan dijepit kenceng biar akarnya gak ketarik," ucapnya.
Editor: Dani M Dahwilani