Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gen Z Rentan Alami Gangguan Mental, Medsos Biang Keroknya?
Advertisement . Scroll to see content

Suka Pamer Pencapaian di Medsos Fix NPD? Ini Kata Psikolog

Senin, 25 Mei 2026 - 16:58:00 WIB
Suka Pamer Pencapaian di Medsos Fix NPD? Ini Kata Psikolog
Psikolog ingatkan tidak langsung labeli seseorang NPD. (Foto: Youtube)
Advertisement . Scroll to see content

Ia mencontohkan, seseorang dengan kecenderungan tersebut bisa terus membanggakan pencapaiannya tanpa peduli lawan bicara sedang lelah atau memiliki masalah sendiri.

"Kadang kita sadar ya, ‘aduh kayaknya dia capek dengar kita ngomong’. Tapi kalau NPD, dia tidak memperdulikan seperti itu," lanjutnya.

Meski demikian, Veny mengingatkan bahwa media sosial sering kali hanya menampilkan sebagian kecil kehidupan seseorang. Karena itu, publik diminta tidak terburu-buru menghakimi orang lain hanya berdasarkan unggahan di internet.

"Yang terlihat di media sosial itu belum tentu yang sebenarnya," ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa diagnosis NPD membutuhkan proses panjang, mulai dari observasi, wawancara klinis, hingga menggali pengalaman masa kecil seseorang.

"Assessment-nya panjang, harus tahu milestone hidupnya sejak kecil, apakah ada trauma atau luka tertentu," kata Veny.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut