Suka Pamer Pencapaian di Medsos Fix NPD? Ini Kata Psikolog
JAKARTA, iNews.id - Fenomena flexing atau memamerkan pencapaian di media sosial kini makin akrab di kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan generasi muda. Mulai dari unggahan promosi jabatan, liburan, hingga pencapaian karier kerap memunculkan komentar netizen yang langsung menyebut seseorang memiliki gangguan narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD).
Padahal menurut Psikolog Klinis Veny Oktaviani, tidak semua orang yang terlihat narsis di media sosial bisa langsung disebut mengalami NPD.
"Narsistik yang merupakan ciri dari kepribadian itu sebenarnya ada dalam diri kita. Kadang kita perlu narsis juga, misalnya saat naik gaji atau dipromosikan lalu ingin upload story dan kasih tahu teman-teman. Itu hal yang wajar," ujar Veny dalam podcast Hola Dok, Senin (25/5/2026).
Veny menjelaskan, masyarakat perlu memahami perbedaan antara personality traits atau ciri kepribadian dengan personality disorder atau gangguan kepribadian.
Menurutnya, semua orang pada dasarnya memiliki sifat narsistik, perfeksionis, pemalu, atau ambisius. Namun pada kondisi normal, sifat tersebut masih fleksibel dan menyesuaikan situasi.