Stop Kasih Gadget ke Anak di Bawah 2 Tahun! Dokter Ungkap Dampak Seriusnya
"Kalau dia sudah terbiasa lihat yang warna-warni di TV, nanti lihat truk di dunia nyata jadi nggak seru. Padahal itu harusnya jadi pengalaman menarik buat mereka," ujar dr Deka.
Meski mengakui ada kondisi tertentu yang 'memaksa' orang tua memberikan gadget, dr Deka tetap menekankan bahwa interaksi langsung harus menjadi prioritas utama.
"Anak belajar bahasa bukan dari banyaknya kata yang dia dengar, tapi dari respons terhadap apa yang dia ucapkan," tuturnya.
Ia pun mengingatkan bahwa dua tahun pertama kehidupan anak adalah fondasi penting yang tidak bisa diulang. "Interaksi itu harus dikuatkan di dua tahun pertama. Kalau tidak, biasanya akan terjadi speech delay," pungkasnya.
Peringatan ini menjadi alarm bagi para orang tua masa kini agar lebih bijak dalam mengenalkan teknologi pada anak, karena dampaknya nyata dan bisa memengaruhi tumbuh kembang mereka dalam jangka panjang.
Editor: Muhammad Sukardi