Segera Deteksi Dini Organ Hati jika Alami Gejala Ini, Bisa Jadi Ada Gangguan Sirosis
Dua Kategori Sirosis Hati
Agus Sudiro menjelaskan, Sirosis Hati dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu Sirosis Kompensasi dan Sirosis Dekompensasi.
1. Sirosis Kompensasi, yaitu tidak ditemukannya "Simtom" yang berhubungan meski kemungkinan sudah terdapat varises "Esofagus" atau Varises "Gaster".
Secara klinis gambarannya adalah pasien akan mengeluhkan lemas, cepat lelah dan rasa tidak nyaman di daerah perut kanan atas. Jika diperiksa jasmani, terdapat tanda penyakit hati yang menahun. Pemeriksaan Laboratorium Ratio SGOT/SGPT > 1, dan detail lain.
Sementara, Ultrasonografi: permukaan hati tidak rata, terjadi pelebaran vera porta dan lainnya. Saat diendoscopy, dapat ditemukan varises esofagus tidak berdarah.
2. Sirosis Dekompensasi, yaitu telah ditemukannya simtom yang berkaitan dengan penyakitnya seperti "Ikterik". Akibat penurunan fungsi hatinya atau simtom yang berhubungan dengan adanya "hipertensi portal" seperti Ascites, Pendarahan Varises esofagus atau encephalopati hepatika.
Gambaran klinisnya sebagai berikut:
Pasien akan mengeluhkan mata menjadi kuning, buang air kecil berwarna kuning, muntah darah, buang air besar berwarna hitam, perut buncit, kaki bengkak, kesadaran menurun.
Saat melakukan pemeriksaan jasmani, mata ikterik, asites, edema dan lainnya. Ketika pemeriksaan laboratorium SGOT/SGPT > 1, dan lainnya. Ultrasonografi: Permukaan hati tidak rata, pelebaran berna porta dan lainnya.
Editor: Vien Dimyati