Seberapa Bahaya Dampak Virus Nipah bagi Manusia? Begini Cara Penularannya
Penularan dari hewan ke manusia umumnya terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi seperti kelelawar buah, babi, atau kambing. Risiko juga meningkat saat mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi air liur atau urine kelelawar, seperti buah yang sudah tergigit atau getah nira mentah.
Virus Nipah juga dapat menular antarmanusia melalui kontak dekat dengan penderita. Paparan cairan tubuh seperti darah, urine, air liur, atau dahak menjadi jalur utama penularan, terutama di lingkungan keluarga atau fasilitas kesehatan tanpa alat pelindung diri memadai.
Hingga kini, belum tersedia obat antivirus khusus untuk mengatasi virus Nipah. Penanganan medis difokuskan pada perawatan suportif dan pengendalian gejala guna mencegah kondisi semakin parah.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan diri, menghindari kontak langsung dengan hewan liar, serta memastikan makanan dan minuman dikonsumsi dalam kondisi higienis. Pencegahan dan penanganan cepat menjadi kunci utama menekan risiko fatal akibat virus Nipah.
Virus Nipah tidak menyebar melalui udara seperti flu, melainkan melalui cairan tubuh. Langkah pencegahan sederhana namun konsisten menjadi benteng utama untuk melindungi diri dari ancaman penyakit mematikan ini.
Editor: Dani M Dahwilani