Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sudah Pasang Ring Jantung, Tio Pakusadewo Tak Kapok Merokok
Advertisement . Scroll to see content

Prevalensi Perokok Asia Tinggi, Akademisi Usul Ini untuk Kurangi Bahaya Tar

Senin, 28 Juni 2021 - 22:44:00 WIB
Prevalensi Perokok Asia Tinggi, Akademisi Usul Ini untuk Kurangi Bahaya Tar
Mengurangi dampak kesehatan akibat rokok (Foto: Frepik)
Advertisement . Scroll to see content

Berdasarkan hasil survei Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang, angka perokok pria turun di bawah 30% untuk pertama kalinya menjadi 28,8% pada 2019. Adapun menurut Badan statistik Inggris, angka perokok mengalami penurunan dari 14,4% pada 2018 lalu menjadi 14,1% atau setara dengan 6,9 juta perokok pada 2019. 

Syawqie berharap produk ini diperkuat dengan regulasi berlandaskan kajian ilmiah, seperti yang dilakukan Jepang dan Inggris.  

“Keberhasilan kedua negara tersebut dapat menjadi landasan untuk mulai memberdayakan produk tembakau alternatif. Pemanfaatan produk ini diharapkan dapat menciptakan perbaikan kualitas kesehatan publik,” ujarnya.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut