Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Cara Mengatasi Masakan Keasinan, selain Kentang Ada Asam dan Krim
Advertisement . Scroll to see content

Ngidam Makanan Asin Jadi Sinyal Kondisi Kesehatan Tubuh, Jangan Diabaikan!

Selasa, 21 April 2026 - 10:25:00 WIB
Ngidam Makanan Asin Jadi Sinyal Kondisi Kesehatan Tubuh, Jangan Diabaikan!
Garam atau natrium memang penting bagi tubuh, tetapi jika keinginan muncul berlebihan, ada beberapa faktor yang perlu diwaspadai. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Sindrom Bartter
Gangguan ginjal langka ini membuat tubuh tidak mampu menyerap natrium dengan baik. Natrium banyak terbuang melalui urine sehingga tubuh “meminta” asupan garam.

Cystic Fibrosis
Kondisi genetik ini menyebabkan tubuh kehilangan natrium lebih banyak melalui keringat. Kebutuhan garam pun menjadi lebih tinggi.

Migrain
Sebagian penderita migrain cenderung mengidam makanan asin. Hal ini diduga sebagai respons tubuh untuk meredakan sakit kepala.

Meski sesekali ngidam asin masih tergolong normal, kondisi ini perlu diwaspadai jika terjadi terus-menerus dan disertai gejala lain. Tubuh hanya membutuhkan sekitar 500 mg natrium per hari, sementara konsumsi berlebih dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Karena itu, penting untuk memperhatikan frekuensi ngidam serta tanda yang muncul agar kondisi kesehatan tetap terjaga.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut