Mengenal Dermatitis Popok pada Bayi, Ternyata Ini Penyebabnya!
"Tingkat kelembapan pada area popok juga dapat meningkatkan risiko masalah dermatitis popok pada si kecil," kata dr Andreas Christian melalui keterangannya belum lama ini.
Menurut dia, penyebab paling umum dari dermatitis popok adalah infeksi jamur, terutama jamur Candida Albicans. Faktor lain yang paling memengaruhi dermatitis popok adalah peningkatan kelembapan yang dihasilkan dari pemakaian popok.
Hal ini yang menyebabkan peningkatan gesekan dan maserasi, yang membuat kulit lebih rentan terhadap kerusakan dan penetrasi oleh mikroorganisme kulit dan iritasi lainnya Selain infeksi jamur, infeksi bakteri merupakan infeksi paling umum kedua dari dermatitis popok.
Kesha Ratuliu, public figure dan ibu anak satu, mengungkapkan, pada masa MPASI para Ibu justru lebih senang memvariasikan makanan untuk si kecil. Namun, di sisi lain khawatir jika makanan yang dikonsumsi dapat meningkatkan risiko ruam popok.
Apalagi, lanjutnya, ruam popok dapat membuat si kecil tidak nyaman dan jadi rewel. "Beberapa tips dari saya, Ibu harus tahu apakah si kecil ada alergi makanan tertentu. Selain itu, menjaga kebersihan kulit si kecil pada area popok juga penting. Apalagi untuk urusan bahan dan kualitas popok penting sekali menurut saya, karena kulit bayi masih sangat sensitif," kata Kesha.