Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Berawal dari Misi Berbahaya Jadi Jatuh Cinta, Layar Dracin My Dear Guardian Siap Bikin Deg-degan!
Advertisement . Scroll to see content

Kecanduan Konten Video Pendek Pengaruhi Fungsi Otak, Begini Kata Dokter

Sabtu, 25 April 2026 - 21:28:00 WIB
Kecanduan Konten Video Pendek Pengaruhi Fungsi Otak, Begini Kata Dokter
Studi menemukan semakin sering seseorang menonton video pendek, kemampuan otak untuk mengontrol diri cenderung menurun. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, karakter video pendek yang cepat dan singkat membuat otak terbiasa dengan stimulasi tinggi. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menyebabkan seseorang kesulitan mempertahankan fokus dalam durasi yang lebih lama.

“Semakin tinggi tingkat kecanduan nonton short video di smartphone, berasosiasi dengan semakin rendah self-control,” katanya.

Cuitan tersebut langsung ramai mendapat respons dari warganet yang merasa mengalami hal serupa. Sebagian mengaku mulai malas menonton video berdurasi panjang, sementara lainnya merasa lebih cepat bosan saat membaca buku.

“Jujur, memang sedikit kurangnya ngaruh, mau nonton video panjang jadi males duluan,” kata @UTDF***.

“Dulu baca buku bisa berjam-jam. Sekarang setengah jam tanpa bosan saja sudah alhamdulillah,” tulis @BanyuSa****.

Fenomena ini kemudian memunculkan istilah short attention span yang semakin marak di era digital. Meski begitu, sejumlah warganet mulai mencari cara untuk mengatasinya, seperti melatih kembali fokus dengan membaca buku hingga menerapkan teknik manajemen waktu.

"Saya termasuk yg kena imbas Short Attention Span ini gara2 suka liat short video. Dulu baca buku betah berjam-jam. Sekarang baca buku setengah jam tanpa ngerasa bosen aja udah alhamdulillah. Skrg lg ngelatih buat balikin kebiasaan baca buku pake teknik Pomodoro," tulis akun X @BanyuSa***.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut