Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Kanker Payudara di Indonesia Lebih Tinggi dari Inggris, Ini Penyebabnya

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:55:00 WIB
Kasus Kanker Payudara di Indonesia Lebih Tinggi dari Inggris, Ini Penyebabnya
Kasus kanker payudara di Indonesia disebut lebih tinggi dibandingkan Inggris, terutama dari sisi keterlambatan deteksi dan penanganan. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kasus kanker payudara di Indonesia disebut lebih tinggi dibandingkan Inggris, terutama dari sisi keterlambatan deteksi dan penanganan. Perbedaan gaya hidup hingga akses layanan kesehatan menjadi faktor yang memengaruhi kondisi tersebut.

Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis onkologi dari Siloam Hospital, dr Suyanto, Sp.PD, MRCP Oncology UK, membagikan pengalamannya saat menangani pasien kanker di Indonesia dan Inggris. Dia menilai, secara umum jenis kanker yang paling banyak ditemukan di kedua negara tidak jauh berbeda.

Menurut dr Suyanto, kanker payudara tetap menjadi kasus terbanyak yang dialami pasien perempuan, baik di Inggris maupun Indonesia. Selain itu, kanker kolorektal, kanker paru, dan kanker prostat juga masuk dalam daftar lima besar kasus kanker terbanyak.

“Untuk insiden kanker di UK, payudara untuk wanita nomor satu. Top five masih hampir sama seperti Indonesia, payudara, colorectal, paru, dan prostat untuk pria,” ujar dr Suyanto di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Dia menjelaskan, pola kasus kanker di Inggris dan Indonesia memiliki kemiripan dari sisi jenis penyakit. Kanker payudara menjadi yang paling dominan pada perempuan, sementara pada laki-laki kanker prostat cukup menonjol.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut