Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Rekomendasi Sarapan Baik untuk Kesehatan Usus, Nomor 3 Tanpa Sadar Sering Dikonsumsi
Advertisement . Scroll to see content

Karbohidrat atau Protein, Mana Lebih Baik untuk Sarapan? 

Selasa, 07 Juli 2026 - 05:25:00 WIB
Karbohidrat atau Protein, Mana Lebih Baik untuk Sarapan? 
Banyak orang menganggap sarapan tinggi protein lebih sehat dibandingkan makanan kaya karbohidrat. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Banyak orang menganggap sarapan tinggi protein lebih sehat dibandingkan makanan kaya karbohidrat. Di sisi lain, tak sedikit pula yang memilih sarapan tinggi karbohidrat demi mendapatkan energi untuk memulai aktivitas.

Menurut ahli gizi, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Sebab, protein dan karbohidrat memiliki fungsi berbeda sehingga bukan untuk dibandingkan, melainkan saling melengkapi dalam menu sarapan seimbang.

Protein dicerna lebih lambat sehingga tidak langsung meningkatkan kadar gula darah. Nutrisi ini membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama, mendukung pembentukan serta perbaikan jaringan otot, sekaligus membutuhkan lebih banyak energi saat dicerna sehingga turut membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

Di sisi lain, karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Setelah dikonsumsi, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa yang digunakan sebagai bahan bakar untuk menjalankan berbagai aktivitas sepanjang hari.

Karbohidrat kompleks seperti oatmeal, roti gandum utuh, buah-buahan, dan kacang-kacangan menjadi pilihan lebih baik karena kaya serat. Kandungan serat tersebut membantu menjaga kesehatan pencernaan sekaligus membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut