Jangan Sepelekan Ruam Kulit pada Bayi, Kenali Pencegahan dan Bahayanya!
Dokter Spesialis Anak Ferdy Limawal mengatakan, kulit bayi lapisannya masih sangat tipis, jadi wajar kalau rentan iritasi. Salah satu gangguan kulit yang sering terjadi pada bayi adalah ruam popok. Adapun penyebabnya karena terlalu lama terpapar feses atau urine.
"Selain itu bisa jadi karena popok atau diaper yang digunakan bayi bahannya kurang lembut atau mengandung zat kimia berbahaya seperti pemutih dan pewangi," kata dr Ferdy melalui keterangannya belum lama ini.
Dijelaskan lebih lanjut oleh dr Ferdy, meski ruam popok merupakan kasus yang umum terjadi dan tidak mengancam jiwa, tetap harus segera diatasi dan diketahui penyebabnya, karena dapat menimbulkan infeksi.
"Infeksinya itu bisa menimbulkan luka di sekitar lipatan paha dan bokong. Akibatnya bayi akan terus rewel karena merasa tidak nyaman. Nah, kalau terus-terusan rewel, tumbuh kembang si kecil bisa terganggu,” kata Dokter Ferdy.
Berangkat dari masalah tersebut, dr Ferdy menyarankan untuk memilih popok atau diaper bayi yang bebas dari bahan kimia berbahaya. Kemudian, jika sering menggunakan tisu basah untuk membersihkan kulit bayi, baik saat mengganti popok atau membersihkan tangan dan mulutnya sesudah makan, maka pastikan juga tisu basah yang digunakan terbuat dari bahan yang aman dan bebas pewangi.