Jangan Konsumsi Gula Berlebih Sebelum Tidur, Ini Risiko yang Mengintai
JAKARTA, iNews.id - Jangan konsumsi gula berlebih sebelum tidur, terutama saat Ramadan ketika waktu berbuka identik dengan makanan manis. Kebiasaan menyantap camilan tinggi gula menjelang istirahat malam ternyata menyimpan risiko tekanan darah dan kesehatan jantung.
Saat berbuka puasa, banyak orang memilih es krim, kue, minuman bersoda, atau aneka takjil manis untuk mengembalikan energi. Meski terasa menyegarkan, konsumsi gula berlebih mendekati waktu tidur dapat memicu lonjakan glukosa dalam darah secara cepat.
Lonjakan tersebut membuat tubuh memproduksi insulin dalam jumlah lebih tinggi untuk menstabilkan kadar gula darah. Proses ini memaksa metabolisme tetap aktif di saat tubuh seharusnya mulai beristirahat.
Dikutip dari Verywell Health, kebiasaan makan makanan manis tepat sebelum tidur dapat mengacaukan proses metabolisme malam hari. Kondisi ini bukan hanya menurunkan kualitas tidur, tetapi juga berpotensi membuat tekanan darah tetap tinggi sepanjang malam.
Menkes Ajak Warga Pilih Kurma saat Berbuka, Lebih Sehat dari Sirup
Selama Ramadan, perubahan pola makan dan jam istirahat membuat tubuh perlu beradaptasi. Setelah seharian berpuasa, makan besar atau camilan manis sebelum tidur bisa memberi beban tambahan pada sistem metabolisme.
Salah satu dampak yang mungkin terjadi adalah peningkatan tekanan darah pada malam hari. Asupan gula berlebih dapat membuat pembuluh darah menjadi kurang elastis serta meningkatkan resistensi insulin.
5 Jenis Kurma untuk Buka Puasa Ramadan, Ini yang Disukai Nabi
Tak hanya itu, proses pencernaan yang aktif saat malam juga dapat mengganggu ritme tidur alami. Tubuh yang seharusnya memasuki fase pemulihan justru harus bekerja ekstra untuk mencerna makanan tinggi gula.