Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Minum Air Terlalu Banyak saat Marathon Ternyata Berbahaya, Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Ini Bahaya Olahraga Angkat Beban yang Tidak Tepat, Turun Berok hingga Meninggal 

Senin, 24 Juli 2023 - 10:05:00 WIB
Ini Bahaya Olahraga Angkat Beban yang Tidak Tepat, Turun Berok hingga Meninggal 
Ilustrasi olahraga angkat beban. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Hernia inguinalis menyebabkan adanya benjolan di dinding perut karena usus yang menonjol. Sementara itu, dalam kasus hernia olahraga, usus tidak terlibat sama sekali,” jelas Prof Wong Wai Keong, seperti dikutip dari healthxchange.sg.

Prof Wong menjelaskan hernia atau turun berok saat olahraga terjadi karena cedera pada otot, tendon, atau ligamen di selangkangan. Gerakan memutar tubuh yang cepat dan perubahan arah yang tiba-tiba dapat menyebabkan ketegangan, atau robekan, pada otot dan jaringan lunak. Gejala utama hernia olahraga adalah nyeri pada pangkal paha.

"Anda kemungkinan besar akan mengalami nyeri hebat di area selangkangan pada saat cedera. Rasa sakit biasanya membaik dengan istirahat, tetapi kembali lagi saat Anda melanjutkan aktivitas tersebut. Nyeri pangkal paha bisa meluas ke area genital. Area selangkangan mungkin juga terasa lembut saat disentuh," paparnya.

Mengobati turun berok
Turun berok karena olahraga didiagnosis dengan pemeriksaan fisik dan dengan mengamati atlet yang melakukan latihan seperti sit-up. Gerakan ini bisa menentukan apakah itu menyebabkan nyeri pangkal paha. Tes yang bisa dilakukan seperti x-ray dan MRI.

Selain itu Anda juga bisa mengistirahatkan otot dengan tidak melakukan aktivitas tersebut selama beberapa minggu. Obat antiradang dan mengompres area yang cedera juga dapat membantu mengatasi nyeri.
Setelah beberapa minggu, Anda mungkin disarankan menjalani terapi fisik untuk memperkuat otot perut. Biasanya, Anda dapat kembali ke aktivitas olahraga normal setelah 4-6 minggu menjalani terapi fisik.

Jika metode ini tidak efektif dalam mengobati turun berok, pembedahan mungkin diperlukan. Pembedahan untuk memperbaiki otot atau jaringan yang robek dapat berupa pembedahan terbuka tradisional, atau prosedur menggunakan endoskop dan membutuhkan sayatan kecil. Jika tidak diobati, turun berok dapat menyebabkan nyeri kronis yang dapat menyulitkan Anda melanjutkan aktivitas olahraga.

Untuk menghindari hal tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan seperti angkat beban sesuai kemampuan, selalu tekuk dari lutut, lakukan angkat beban secara perlahan dan jangan terburu-buru, hentikan jika sudah merasa sakit atau tidak nyaman.

Editor: Elvira Anna

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut