Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hotman Paris Pakai Kursi Roda usai Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie
Advertisement . Scroll to see content

Hotman Paris Sakit Saraf Kejepit L4 dan L5, Apa Itu?

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:40:00 WIB
Hotman Paris Sakit Saraf Kejepit L4 dan L5, Apa Itu?
Hotman Paris sakit saraf kejepit. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content
  • Nyeri pada punggung bawah.
  • Nyeri menjalar ke bokong, paha, betis hingga kaki (sciatica).
  • Kesemutan atau mati rasa pada tungkai.
  • Otot kaki terasa lemah.
  • Sulit berdiri atau berjalan dalam waktu lama.
  • Nyeri bertambah saat batuk, bersin, atau duduk terlalu lama.

Pada kasus yang berat, penderita bahkan dapat mengalami gangguan mengontrol buang air kecil maupun buang air besar. Kondisi ini termasuk keadaan darurat medis yang memerlukan penanganan segera.

Apa Penyebabnya?

Ada beberapa faktor yang dapat memicu saraf kejepit di ruas L4-L5, di antaranya:

  • Hernia nukleus pulposus (HNP) atau bantalan tulang belakang menonjol.
  • Proses penuaan yang menyebabkan bantalan tulang belakang menipis.
  • Cedera akibat kecelakaan atau olahraga.
  • Kebiasaan mengangkat beban berat dengan posisi yang salah.
  • Obesitas yang memberi tekanan lebih besar pada tulang belakang.
  • Duduk terlalu lama tanpa perubahan posisi.

Kapan Harus Dioperasi?

Sebagian besar kasus saraf kejepit sebenarnya dapat membaik melalui terapi konservatif seperti obat antinyeri, fisioterapi, latihan peregangan, hingga perubahan gaya hidup.

Namun, operasi biasanya dipertimbangkan apabila nyeri tidak membaik setelah beberapa minggu hingga bulan, muncul kelemahan otot yang semakin berat, atau terdapat gangguan fungsi saraf yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Hingga kini, Hotman Paris belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi luka pascaoperasi yang membuatnya harus kembali menjalani pemeriksaan di Singapura. Publik pun terus memberikan dukungan dan doa agar proses pemulihannya berjalan lancar.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut