Hobi Olahraga Jangan Sepelekan Cedera Otot, Dokter Ungkap Hal Penting Ini!
Adapun komposisi latihan yang dianjurkan dr Andreas menyarankan aerobic, cardio, dan fleksibilitas. Frekuensi aerobic, jalan santai, sepeda, lari, dan berenang 3-5 kali seminggu dan durasinya 30-50 menit. Sedangkan untuk penggunaan alat beban atau gym 2-3 kali seminggu.
"Frekuensi dari latihan-latihan tersebut disesuaikan dengan tujuan setiap orang. Repetisi yang dilakukan sesuai kebutuhan jadi perlu di tes dulu. Apakah mau membangun otot atau meningkatkan endurace ototnya, itu repetisinya perlu dikonsultasikan dulu ke dokter," kata dr Andreas.
Sementara itu, Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi - Konsultan Sport Medicine Orthopaedic (Hip & Knee Surgeon), Edi Mustamsir mengatakan, selama pandemic Covid-19 yang telah terjadi kurang lebih selama 2.5 tahun ke belakang telah memberikan dampak yang luar biasa kepada perubahan pola hidup masyarakat khususnya dalam bidang kesehatan.
"Olahraga sebagai upaya dalam menjaga kesehatan kini sudah berkembang pesat menjadi trend dan lifestyle kekinian hingga kompetisi yang membutuhkan keseriusan," ujar dr Edi.
Menurutnya, banyak para penghobi olah raga, yang kini marak dikenal sebagai sport enthusiast, terus mengeksplor diri untuk meningkatkan performance olahraga mereka. Parameter Pace berlari, power, bike fitting sudah menjadi suatu term yang tidak asing bagi mereka para penghobi yang gila olahraga ini.