Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Anggap Sepele! Kelainan Ginjal Anak Bisa Dideteksi sejak dalam Kandungan
Advertisement . Scroll to see content

Gagal Ginjal Bisa Cuci Darah di Puskesmas dan Klinik, Kemenkes: Kita Sudah Punya X-Ray dan Dialyzer

Selasa, 17 September 2024 - 10:55:00 WIB
Gagal Ginjal Bisa Cuci Darah di Puskesmas dan Klinik, Kemenkes: Kita Sudah Punya X-Ray dan Dialyzer
Gagal Ginjal Bisa Cuci Darah di Puskesmas dan Klinik, Kemenkes: Kita Sudah Punya X-Ray dan Dialyzer (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Prof Ali Ghufron menambahkan, di  Indonesia, saat ini rumah sakit dan klinik yang bekerja sama dengan BPJS ada sekitar 1.052. Rumah sakit dan klinik ini melayani cuci darah. Maka itu, dengan adanya alat cuci darah ini bisa membantu pasien gagal ginjal untuk cuci darah di puskesmas dan klinik," katanya.

Tidak hanya cuci darah, penyakit TBC di Indonesia juga masih tinggi. Bahkan, lanjut Prof Ali Ghufron, mobile X-ray bisa bantu mendeteksi TBC. Penyakit TBC di Indonesia termasuk tertinggi nomor dua di dunia. Artinya pasien TBC lebih banyak di Indonesia, orang yang meninggal karena TBC lebih banyak daripada Covid-19.

Ya, selain dialyzer, ada juga X-ray. Dua alat ini merupakan inovasi dari PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui PT Forsta Kalmedic Global yang berkomitmen menyediakan inovasi produk dan alat kesehatan (alkes) berkualitas tinggi. Tindakan ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah terkait ketahanan kesehatan nasional demi mendorong kemandirian industri kesehatan dalam negeri. 

"Kalbe percaya melalui penyediaan alat kesehatan produksi Mobile X-ray dan Dialyzer yang diproduksi di dalam negeri, merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat. Kami mendukung program pemerintah di bidang kemandirian kesehatan, termasuk yang ada dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN), industri alat kesehatan menjadi sektor prioritas,” ujar Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Irawati Setiady.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut