Gadget Terbukti Picu Speech Delay pada Anak di Bawah 2 Tahun, Ini Solusinya!
Menurutnya, gadget bukan media yang ideal untuk belajar bicara. Anak membutuhkan interaksi nyata, yaitu melihat gerakan mulut, kontak mata, dan respons langsung dari orang tua.
"Proses absorpsi bahasa itu paling bagus bukan dari gadget. Anak belajar dari gerakan mulut mama-papanya dan interaksi langsung," ujarnya.
Ia menambahkan, komunikasi dari layar bersifat satu arah dan tidak memberi ruang bagi anak untuk merespons secara alami. Sebab, anak itu belajar bahasa bukan dari banyaknya kata yang dia dengar, tapi dari respons terhadap apa yang dia ucapkan.
Dampak nyata dari paparan gadget sejak dini, lanjut dr Deka, adalah meningkatnya kasus keterlambatan bicara atau speech delay.
"Dalam 8 tahun terakhir saya praktik, angka gangguan bicara ekspresi atau speech delay meningkat drastis," ungkapnya.