Gadget Terbukti Picu Speech Delay pada Anak di Bawah 2 Tahun, Ini Solusinya!
Dampak nyata dari paparan gadget sejak dini, lanjut dr Deka, adalah meningkatnya kasus keterlambatan bicara atau speech delay.
"Dalam 8 tahun terakhir saya praktik, angka gangguan bicara ekspresi atau speech delay meningkat drastis," ungkapnya.
Tak hanya itu, anak yang terlalu sering berinteraksi dengan layar juga bisa menunjukkan gejala yang menyerupai autisme, meski bukan autisme sebenarnya.
"Kontak mata kurang, interaksinya minim, karena terbiasa dengan layar. Ini yang sering terlihat seperti autistic-like," jelasnya.
Selain bahasa, perkembangan motorik anak juga bisa terdampak. Anak menjadi kurang terlatih melakukan aktivitas sederhana seperti memegang krayon atau bermain aktif.
Paparan visual yang terlalu 'ramai' dari layar juga berisiko menumpulkan rasa ingin tahu anak terhadap dunia nyata.
"Kalau sudah terbiasa melihat yang seru di layar, nanti lihat hal sederhana seperti truk di dunia nyata jadi tidak menarik. Padahal itu penting untuk eksplorasi mereka," tambahnya.