Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Masjid Agung Al-Azhar Sediakan 700 Boks Makanan Buka Puasa Gratis selama Ramadhan
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Makanan Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur, Bisa Ganggu Kualitas Istirahat

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:45:00 WIB
Deretan Makanan Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur, Bisa Ganggu Kualitas Istirahat
Beberapa jenis makanan dapat memicu gangguan pencernaan, meningkatkan asam lambung, hingga membuat tubuh sulit tidur. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

Donat

Donat termasuk makanan yang digoreng dan memiliki kadar gula tinggi. Kombinasi lemak dan gula tersebut dapat memicu gangguan pada sistem pencernaan jika dikonsumsi menjelang waktu tidur.

Selain itu, lonjakan kadar gula darah sebelum tidur juga bisa membuat tubuh menjadi lebih aktif sehingga sulit untuk langsung terlelap.

Cokelat

Banyak orang menganggap cokelat sebagai camilan ringan yang aman dikonsumsi kapan saja. Namun, terutama pada cokelat hitam, terdapat kandungan kafein yang dapat merangsang sistem saraf.

Kafein diketahui dapat membuat tubuh tetap terjaga lebih lama. Karena itu, mengonsumsi cokelat sebelum tidur berpotensi mengganggu kualitas istirahat.

Makanan Pedas

Makanan pedas memang menggugah selera, tetapi tidak selalu cocok dikonsumsi menjelang tidur. Bagi sebagian orang, makanan pedas dapat memicu gangguan pencernaan.

Selain itu, makanan pedas juga dapat memperparah refluks asam lambung. Kondisi ini dapat menyebabkan sensasi panas di dada dan membuat tidur menjadi tidak nyaman.

Pizza

Pizza sering menjadi pilihan camilan malam yang praktis dan mengenyangkan. Namun makanan ini mengandung kombinasi saus tomat yang asam, keju tinggi lemak, serta karbohidrat olahan.

Perpaduan tersebut dapat membuat perut terasa penuh dan berat. Jika dikonsumsi sebelum tidur, pizza berpotensi memicu gangguan pencernaan yang mengganggu kualitas istirahat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut