Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gatal dan Kulit Kemerahan Jadi Tanda Baru Terinfeksi Virus Corona
Advertisement . Scroll to see content

Bentol-Bentol Disertai Sesak Napas? Waspada Syok Anafilaktik Bisa Berakibat Fatal

Selasa, 14 April 2026 - 02:01:00 WIB
Bentol-Bentol Disertai Sesak Napas? Waspada Syok Anafilaktik Bisa Berakibat Fatal
Banyak orang tidak menyadari, gejala awal seperti bentol dan gatal bisa berkembang menjadi kondisi darurat yang mengancam nyawa. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idBentol-bentol merah yang terasa gatal sering kali dianggap sebagai biduran biasa. Namun, kondisi ini tak boleh disepelekan jika muncul bersamaan dengan sesak napas karena bisa menjadi tanda reaksi alergi berat yang dikenal sebagai Syok Anafilaktik.

Kondisi tersebut bisa muncul tiba-tiba, misalnya setelah bangun tidur atau mengonsumsi makanan tertentu. Banyak orang tidak menyadari, gejala awal seperti bentol dan gatal bisa berkembang menjadi kondisi darurat yang mengancam nyawa.

Influencer sekaligus pakar kesehatan Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta menjelaskan, reaksi ini terjadi ketika sistem imun tubuh tidak mengenali zat yang masuk sebagai sesuatu yang aman. Akibatnya, tubuh langsung memberikan respons berlebihan.

“Ini jawabannya fakta, bisa disebut syok anafilaktik. Di manusia tuh ada protein-protein yang mengenali yang dikenali oleh tubuh. Protein itu enggak hanya protein yang kita makan tapi komponen-komponen. Jadi, setiap sel itu punya ID card,” ujarnya, dikutip Senin (13/6/2026).

Dia mengibaratkan sistem imun seperti memiliki “database” atau barcode untuk mengenali zat yang masuk ke tubuh. Jika tubuh tidak memiliki “data” tersebut, maka zat yang sebenarnya tidak berbahaya bisa dianggap sebagai ancaman.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut