Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan hingga Februari 2026, Masyarakat Diminta Waspada
Advertisement . Scroll to see content

Bahaya Kencing Tikus, Ini 5 Gejala Leptospirosis yang Perlu Diwaspadai

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:31:00 WIB
Bahaya Kencing Tikus, Ini 5 Gejala Leptospirosis yang Perlu Diwaspadai
Berikut lima gejala leptospirosis yang paling umum dan perlu diwaspadai dirangkum iNews. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Banjir melanda sejumlah wilayah Jakarta dalam beberapa hari terakhir akibat curah hujan tinggi. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga memicu berbagai masalah kesehatan yang perlu diwaspadai.

Salah satu ancaman kesehatan yang kembali menjadi sorotan adalah leptospirosis, penyakit infeksi yang kerap dikaitkan dengan kencing tikus. Penyakit ini berpotensi meningkat saat musim hujan dan banjir karena lingkungan yang lembap memudahkan penyebaran bakteri penyebab infeksi.

Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Penyakit ini termasuk zoonosis, yakni infeksi yang dapat menular dari hewan ke manusia. Di Indonesia, kasus leptospirosis cenderung meningkat saat banjir karena air yang tercemar urine hewan, terutama tikus, lebih mudah kontak dengan manusia.

Bakteri Leptospira dapat mencemari air, tanah, dan lumpur. Infeksi terjadi ketika bakteri masuk ke tubuh melalui luka terbuka di kulit atau melalui selaput lendir seperti mata, hidung, dan mulut. Aktivitas warga yang terpaksa menerjang banjir tanpa pelindung memadai meningkatkan risiko penularan.

Berikut lima gejala leptospirosis yang paling umum dan perlu diwaspadai, dirangkum iNews, Selasa (27/1/2026).

1. Demam Tinggi Mendadak

Gejala awal yang paling sering muncul adalah demam tinggi secara tiba-tiba. Suhu tubuh penderita bisa mencapai lebih dari 38 derajat Celsius dan biasanya disertai menggigil serta rasa lemas.

2. Nyeri Otot, Terutama di Betis

Nyeri otot menjadi ciri khas leptospirosis, terutama pada bagian betis dan punggung. Rasa nyeri bisa cukup berat hingga membuat penderita kesulitan berjalan atau beraktivitas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut