Apakah HIV Menular Lewat Handuk dan Sedotan? Ramai Dibahas di Medsos
"Padahal faktanya penyebaran virus HIV itu hanya terjadi melalui darah pasien HIV ke tubuh orang lain," tambahnya.
Dokter Devi dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada menerangkan, "Jadi, menggunakan handuk, alat makan, selama di dalam rongga mulut tidak terjadi pendarahan, tidak menjadi masalah besar."
Di kesempatan itu, dr Devi juga mengatakan, apabila seseorang terkena darah pasien HIV, maka disarankan baginya mengonsumsi obat antivirus HIV sebelum 72 jam penyebaran virus. Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya penyebaran virus yang semakin luas di dalam tubuh.
Terkait dengan HIV menular lewat sedotan, Dokter Adhi Pasha menegaskan itu pun informasi yang tidak valid. Senada dengan dr Devi, dr Adhi menerangkan, penularan HIV itu melalui beberapa cairan tubuh, seperti darah, dinding anus, air susu ibu (ASI), cairan sperma, atau cairan vagina.
"Virus HIV tidak menular melalui air ludah, bersin, berbagi peralatan mandi, peralatan makan, atau gigitan serangga. Oleh karena itu, berbagi sedotan kemungkinan tertular virus HIV sangat kecil," terang dr Adhi.
Jadi, informasi terkait apakah HIV menular lewat handuk dan sedotan, jawabannya tidak, ya. Kemungkinannya sangat kecil.
Editor: Muhammad Sukardi