Apa Itu Virus Ebola Bundibugyo yang Ditetapkan WHO sebagai Darurat Global?
Selain itu, Ebola dikenal memiliki tingkat kematian tinggi. WHO mencatat rata-rata fatalitas Ebola mencapai sekitar 50 persen, bahkan dalam beberapa wabah tertentu bisa mencapai 90 persen.
Pada wabah terbaru, sedikitnya 80 orang dilaporkan meninggal dengan ratusan kasus suspek ditemukan di DR Congo dan Uganda.

Virus Ebola Bundibugyo menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita, seperti darah, muntahan, air liur, urine, keringat, hingga cairan reproduksi. Penularan juga dapat terjadi melalui benda yang terkontaminasi, termasuk pakaian dan alat medis.
WHO dan CDC menduga kelelawar buah menjadi reservoir alami virus Ebola sebelum akhirnya menular ke manusia.
Sebagai informasi, virus Ebola dapat bertahan pada tubuh korban meninggal, sehingga proses pemakaman tanpa prosedur keamanan ketat bisa mempercepat penyebaran wabah.