Apa Itu Virus Ebola Bundibugyo yang Ditetapkan WHO sebagai Darurat Global?

Virus Ebola Bundibugyo menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita, seperti darah, muntahan, air liur, urine, keringat, hingga cairan reproduksi. Penularan juga dapat terjadi melalui benda yang terkontaminasi, termasuk pakaian dan alat medis.
WHO dan CDC menduga kelelawar buah menjadi reservoir alami virus Ebola sebelum akhirnya menular ke manusia.
Sebagai informasi, virus Ebola dapat bertahan pada tubuh korban meninggal, sehingga proses pemakaman tanpa prosedur keamanan ketat bisa mempercepat penyebaran wabah.
CDC menyebut gejala Ebola biasanya muncul 2 hingga 21 hari setelah seseorang terpapar virus. Pada tahap awal, penderita sering mengalami:
- Demam tinggi
- Nyeri otot
- Sakit kepala
- Lemas ekstrem
- Sakit tenggorokan
Namun beberapa hari kemudian kondisi bisa memburuk menjadi:
- Muntah
- Diare parah
- Ruam kulit
- Pendarahan internal maupun eksternal
- Gagal organ
CDC menegaskan tidak semua pasien mengalami pendarahan, sehingga Ebola sering sulit dibedakan dengan penyakit lain pada tahap awal.