Apa Itu Hipotermia Penyebab Lilie Wijayati dan Elsa Laksono Meninggal di Puncak Carstensz?
Selain cukup minum, seseorang yang berada di kondisi berisiko mengalami hipotermia juga disarankan untuk menghindari minuman yang mengandung kafein dan soda. Sebab, dengan mengonsumsi jenis minuman itu, dehidrasi akan semakin terasa dan tubuh semakin tidak tahan terhadap dingin.
"Gampangnya mengecek dehidrasi adalah melihat urin, kalau warnanya kuning banget, Anda mesti waspada dan segera mengonsumsi cairan bersih yang tidak mengandung soda dan kafein," tegasnya.
Dokter Ari menambahkan, ada tindakan lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi hipotermia. Simak ulasannya sampai selesai.
1. Tutupi badan dengan jaket kering dan hangat
Tiada lain untuk mencegah udara dingin dengan menutupi badan agar udara dingin yang menyengat tidak langsung kontak dengan kulit. Gunakan jaket yang dapat menutupi seluruh tubuh, diusahakan menggunakan pakaian berlapis. Kemudian, gunakan tutup kepala tambahan, kaos kaki tebal, dan sarung tangan.
2. Kenakan pakaian kering dan bersih
Diusahakan selalu menggunakan pakaian kering dan bersih. Jika Anda kehabisan persediaan, maka carilah sesuatu yang bisa menghangatkan.