19.000 Lebih Anak Indonesia Meninggal akibat Pneumonia, Ahli Sarankan Vaksinasi
Dengan data-data tersebut, Prof Hartono Gunadi mengungkapkan pentingnya upaya pencegahan pneumonia, khususnya pada usia anak. Apa langkah pencegahan yang disarankan?
"Gejala pneumonia pada anak dapat dideteksi dan dicegah dengan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, serta mengonsumsi makanan bernutrisi, sehat, dan seimbang," kata Prof Hartono, dalam seminar Pfizer Indonesia dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2024).
Selain itu, kata Prof Hartono, upaya pencegahan lainnya yang bisa dilakukan adalah melakukan vaksinasi pada anak. Vaksinasi dinilai tak kalah penting untuk mencegah pneumonia pada anak.
"Dengan imunisasi yang lengkap, anak akan terhindar dari penyakit pneumonia, maupun penyakit yang berhubungan dengan pneumonia, seperti radang selaput otak dan radang telinga atau otitis yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus, sehingga dapat menekan angka prevalensi pneumonia pada anak-anak," ujar Prof Hartono.
Dijelaskan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dr Taruna Ikrar, vaksin pneumokokus yang inovatif dan efektif sangat dibutuhkan masyarakat untuk mencegah infeksi akibat pneumonia serta membantu mengurangi angka kematian akibat pneumonia pada kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia.