Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU 4 Kali Lipat Dibanding 2025
Advertisement . Scroll to see content

Terjerat Pinjol hingga Perjanjian Iblis: Film Horor Aku Harus Mati Hadir di Bioskop 2 April 2026 

Senin, 30 Maret 2026 - 15:31:00 WIB
Terjerat Pinjol hingga Perjanjian Iblis: Film Horor Aku Harus Mati Hadir di Bioskop 2 April 2026 
Film horor Aku Harus Mati akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 April 2026. (Foto: dok Rollink)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Rumah produksi Rollink Action secara resmi mengumumkan penayangan film horor terbaru mereka yang paling dinantikan tahun ini, "Aku Harus Mati". Mengangkat isu sosial yang sangat dekat dengan realita masyarakat urban saat ini, film ini dijadwalkan untuk tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 April 2026. 

Diproduseri oleh Produser Eksekutif, Irsan Yapto dan Nadya Yapto, serta diarahkan oleh sutradara bertangan dingin Hestu Saputra, "Aku Harus Mati" menawarkan kengerian yang bukan sekadar teror kasat mata, melainkan gelapnya ambisi manusia demi validasi sosial. 

“Aku Harus Mati” adalah film horor yang ceritanya paling dekat dengan kehidupan manusia modern zaman sekarang: fenomena jual jiwa demi harta. Banyak masyarakat modern sekarang rela mengorbankan diri dan jiwa demi validasi dan harta, sampai terlilit utang pinjaman online (pinjol), paylater, dan lain-lain,” ujarnya.

Sinopsis: Harga Sebuah Validasi 

Cerita yang ditulis oleh Aroe Ama ini mengikuti perjalanan Mala (Hana Saraswati), seorang yatim piatu yang terjebak dalam gaya hidup hedonistik. Demi mengejar kemewahan semu, Mala terjerumus dalam lingkaran setan hutang pinjaman online (pinjol) dan paylater yang melilit hidupnya. 

Dalam keputusasaan untuk menemukan kembali jati dirinya, Mala memutuskan pulang ke panti asuhan tempat ia dibesarkan. Di sana, ia kembali bertemu dengan sahabat masa kecilnya, Tiwi (Amara Sophie) dan Nugra (Prasetya Agni), serta Ki Jago (Bambang Paningron), pemilik panti yang sudah dianggapnya sebagai ayah sendiri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut