Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Wajan Pecel Lele ke Panggung Dakwah, Mampukah Kembar Rois Rous Tembus Top 5 Cahaya Muda Indonesia?
Advertisement . Scroll to see content

Langkah Riski asal Cicalengka Terhenti di Top 6 Cahaya Muda Indonesia

Senin, 02 Maret 2026 - 00:15:00 WIB
Langkah Riski asal Cicalengka Terhenti di Top 6 Cahaya Muda Indonesia
Riski asal Cicalengka tereliminasi dari panggung Cahaya Muda Indonesia. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perjalanan Riski Permadi di panggung Cahaya Muda Indonesia harus terhenti di babak enam besar. Meski tampil cukup baik dan menyampaikan dakwah yang mengharukan, langkah dia belum cukup kuat untuk membawanya melaju ke lima besar.

Pada penampilan terakhirnya di panggung Cahaya Muda Indonesia, Minggu 1 Maret 2026, Riski membawakan materi yang sarat pesan moral dan emosional. Gaya penyampaiannya dinilai sudah memiliki struktur yang rapi, mulai dari pembukaan hingga penutupan. 

Namun, sejumlah catatan dari dewan juri menjadi penentu hasil akhir. Misalnya saja catatan dari Abi Amir Faishol yang menilai gaya dakwah Riski sudah kuat secara konsep. 

Riski asal Cicalengka tereliminasi dari panggung Cahaya Muda Indonesia. (Foto: iNews)
Riski asal Cicalengka tereliminasi dari panggung Cahaya Muda Indonesia. (Foto: iNews)

Menurut dia, pembukaan dan penutupan yang dibawakan Riski tergolong baik serta mampu membangun alur yang jelas. Meski demikian, ada hal-hal yang perlu ditingkatkan agar penyampaiannya semakin berbobot.

Habib Nabiel Al Musawa memberikan masukan agar Riski memperbanyak penyertaan ayat Al-Quran dalam materi dakwahnya. Penguatan dalil dinilai penting untuk menambah kedalaman isi serta mempertegas pesan yang ingin disampaikan kepada audiens.

Sementara itu, Habib Muhammad Syahab menyoroti performa Riski yang terlihat kurang bertenaga. Menurutnya, penyampaian dakwah tidak hanya soal isi, tetapi juga energi dan kekuatan ekspresi agar pesan dapat tersampaikan secara maksimal.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut