Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut membuat penonton seolah-olah ikut berada di dalam cerita, seperti berada di dalam pesawat luar angkasahingga menjelajahi planet Mars.
Insanul Fahmi Kini Jaga Jarak dengan Inara Rusli, Kenapa?
Dia juga menyoroti besarnya kolaborasi dalam produksi film tersebut yang melibatkan sekitar 300 animator dan 500 kru selama lima tahun pengerjaan.
Riefky mengatakan bahwa tren positif juga berlanjut pada 2026. Hingga awal tahun ini, jumlah penonton sudah mendekati 15 juta tiket dengan sekitar separuhnya menyaksikan enam film nasional yang dirilis saat libur Lebaran, termasuk Pelangi di Mars.
Daftar Lengkap Pemenang Oscar 2026, Film Sinners Gagal Jadi Best Picture!
"Jadi antusiasme penontonnya ada, demand-nya ada, supply-nya ada, tetapi perlu dukungan kita semua agar semakin berkualitas dan sustain," ujarnya.
Dia menambahkan, Kementerian Ekonomi Kreatif akan terus mendorong pertumbuhan industri melalui berbagai dukungan, mulai dari fasilitasi akses pasar, pendanaan, hingga pembiayaan berbasis kekayaan intelektual.
Riefky pun mengajak seluruh pihak bersama-sama mendukung film nasional agar tidak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di kancah global.
"Jadi peran Kementerian Ekonomi Kreatif tentu kami akan terus memberikan dukungan, termasuk fasilitasi akses pasar, akses pendanaan, dan juga pembiayaan terhadap hasil kreativitas berbasis kekayaan intelektual," katanya.
Editor: Dani M Dahwilani