Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Advertisement . Scroll to see content

Film Merah Putih One For All: Biaya Produksi Rp6,7 Miliar dan Banjir Kritik Netizen

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:54:00 WIB
Film Merah Putih One For All: Biaya Produksi Rp6,7 Miliar dan Banjir Kritik Netizen
 Film Merah Putih One For All (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

Beberapa warganet bahkan menyebut film ini sebagai “aib negara” atau “film gorengan” karena dianggap gagal merepresentasikan semangat nasionalisme dengan baik. Akun X seperti @syahiduzzxxx menyindir film ini sebagai “metafora nasionalisme setengah matang,” sementara @68Axx menduga bahwa kualitas buruk film ini sengaja dibuat untuk pengalihan isu. 

Tagar seperti “Proyek Cuci Anggaran” dan “Malu-maluin” pun ramai digunakan, mencerminkan kekecewaan publik terhadap proyek yang seharusnya menjadi kebanggaan nasional.

Tanggapan Produser dan Kontroversi Judul

Di tengah hujan kritik, produser Toto Soegriwo memberikan tanggapan yang dianggap kurang memadai oleh netizen. Melalui akun Instagram pribadinya, ia hanya menulis, “Senyumin aja. Komentator lebih pandai dari pemain. Banyak yang mengambil manfaat juga kan? Postingan kalian jadi viral kan?” Pernyataan ini justru memicu reaksi negatif lebih lanjut, dengan netizen menilai Toto bersikap denial dan tidak serius menanggapi kritik konstruktif. Beberapa bahkan meminta film ini ditarik dari peredaran agar tidak “memalukan” industri animasi Indonesia.

Selain itu, judul Film Merah Putih One For All juga menjadi bahan kritikan. Banyak netizen mempertanyakan penggunaan frasa berbahasa Inggris “One For All” dalam film yang mengusung tema nasionalisme. Menurut mereka, judul ini kurang mencerminkan identitas lokal dan terkesan asing untuk sebuah karya yang ingin mengedepankan semangat kebangsaan. Kontroversi ini menambah daftar panjang keluhan terhadap film tersebut.

Dampak pada Industri Animasi Lokal

Kontroversi Film Merah Putih One For All menimbulkan kekhawatiran bahwa citra animasi lokal akan tercoreng. Dengan standar yang telah ditinggikan oleh karya-karya seperti Jumbo dan Battle of Surabaya, publik kini memiliki ekspektasi tinggi terhadap produksi animasi Indonesia. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut