Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Israel Bajak Kapal Kemanusiaan, 5 WNI Termasuk Jurnalis Indonesia Ditahan
Advertisement . Scroll to see content

RI Kecam dan Desak Israel Bebaskan WNI dalam Rombongan Global Sumud Flotilla

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:36:00 WIB
RI Kecam dan Desak Israel Bebaskan WNI dalam Rombongan Global Sumud Flotilla
Pemerintah RI mendesak Israel membebaskan WNI dalam misi Global Sumud Flotilla yang dicegat di perairan Siprus, Mediterania Timur. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Pemerintah juga mendesak Israel segera membebaskan warga negara Indonesia (WNI) yang ikut dalam rombongan tersebut.

Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan hingga kini sedikitnya 10 kapal dilaporkan telah ditahan. Beberapa di antaranya kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.

Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), terdapat seorang WNI bernama Andi Angga Prasadewa yang berada di kapal Josef sebagai delegasi GPCI-Rumah Zakat.

“Kementerian Luar Negeri mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur,” ujar Yvonne, Selasa (19/5/2026).

Sementara itu, kapal yang membawa jurnalis Bambang Noroyono alias Abeng hingga kini masih terus diupayakan untuk dihubungi guna memastikan status kapal serta kondisi yang bersangkutan.

“Kementerian Luar Negeri RI mendesak Israel segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional,” lanjut Yvonne.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut