Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 22 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Ketinggian Capai 1,1 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Penampakan Banjir Merah Darah di Solo, Bikin Geger Warga!

Senin, 20 April 2026 - 13:00:00 WIB
Penampakan Banjir Merah Darah di Solo, Bikin Geger Warga!
Penampakan banjir merah di Solo. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

Jumadi menduga kuat warna merah tersebut berasal dari limbah pewarna sablon yang kemungkinan terbawa ke aliran air di sekitar permukiman.

"Yang berwarna merah hanya di RW 6 saja. Mungkin ada orang yang membuang obat sablon atau apa. Kalau di tempat lain tidak merah, cuma di bagian sini saja," imbuh Jumadi.

Peristiwa ini membuat warga sekitar sempat khawatir karena perubahan warna air terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda awal yang jelas.

Hasil Penelusuran Pemerintah Kelurahan

Pihak Kelurahan Joyotakan kemudian melakukan penelusuran di sekitar lokasi banjir untuk mencari sumber warna merah tersebut. Hasil awal mengarah pada temuan benda yang diduga menjadi penyebabnya.

Lurah Joyotakan, Bambang Kristianto, menjelaskan ada temuan bungkus plastik yang mengandung zat pewarna di dekat pintu air. Dari lokasi tersebut terlihat cairan berwarna merah keluar dari material yang ada di dalamnya.

"Saat kita telusuri, ada bungkus plastik yang mengeluarkan pewarna di dekat pintu air. Seperti ada kain di dalamnya yang mengeluarkan warna merah. Jadi itu bukan limbah sebenarnya, cuma tinta atau pewarna merah. Ditemukannya bukan di sungai, tapi di dekat tangga masuk ke pintu air. Warga memang sempat kaget," ungkap Bambang.

Meski sudah ada dugaan sumbernya, warga tetap diminta waspada selama kondisi banjir masih berlangsung. Pemerintah setempat juga terus memantau area terdampak untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan dari kejadian tersebut.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut