Menlu Sugiono Tolak Wacana Purbaya Pajaki Selat Malaka: Tak Sesuai Hukum Internasional
Sugiono menambahkan, Indonesia mendukung penuh terciptanya jalur pelayaran yang bebas dan netral bagi semua negara.
"Karena sebagai negara, kita juga berharap ada pelintasan yang bebas ya kan. Dan saya kira itu semua adalah komitmen banyak negara untuk bisa menciptakan satu jalur pelayaran yang bebas, yang netral, saling mendukung gitu. Jadi tidak Indonesia tidak pada posisi untuk melakukan itu. Enggak benarlah," katanya.
Wacana pemajakan Selat Malaka sebelumnya mencuat dan menjadi perbincangan publik. Namun, pemerintah menilai kebijakan tersebut tidak hanya bertentangan dengan aturan internasional, tetapi juga berpotensi memicu ketegangan antarnegara.
Selat Malaka sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia yang menjadi penghubung penting perdagangan global. Pemerintah Indonesia memastikan akan tetap menjaga komitmen terhadap hukum internasional dan stabilitas jalur pelayaran global.
Editor: Donald Karouw