Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Korban Perang AS-Israel Vs Iran, Hanya Terdampak Penerbangan
Advertisement . Scroll to see content

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Jumat, 06 Maret 2026 - 14:20:00 WIB
Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyaksikan uji coba rudal jelajah strategis dari kapal perang destroyer di tengah konflik AS-Israel dan Iran. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, penguatan armada laut tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga kedaulatan wilayah laut Korea Utara.

Unjuk kekuatan militer ini terjadi saat Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran. Operasi tersebut disebut bertujuan menghancurkan program nuklir, rudal balistik, serta kekuatan angkatan laut Iran.

Dalam laporan KCNA disebutkan bahwa uji coba rudal dari kapal perang tersebut berlangsung sukses. Uji coba dilakukan setelah Kim memimpin Kongres Partai Pekerja Korea yang digelar sejak pekan lalu.

Pada kongres tersebut, Kim kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal partai dan menegaskan komitmen untuk memperkuat kemampuan militer negaranya.

Dia juga menyatakan Korea Utara siap merespons setiap ancaman dari Amerika Serikat dan sekutunya, termasuk Korea Selatan dan Jepang.

Kim turut memeriksa destroyer kelas Choe Hyon, salah satu dari dua kapal perang yang diluncurkan pada 2025.

“Setiap tahun, selama periode baru rencana lima tahun, kita harus membuat dua kapal perang permukaan kelas ini atau kelas yang lebih tinggi,” kata Kim setelah uji coba.

Saat ini, kapal perang ketiga kelas Choe Hyon juga dilaporkan sedang dalam tahap pembangunan dan telah diperiksa langsung oleh Kim Jong Un pada Rabu (4/3/2026).

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pyongyang menyebut operasi militer tersebut sebagai tindakan agresi ilegal yang melanggar kedaulatan negara.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut