Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas
SEOUL, iNews.id - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memamerkan kekuatan militer negaranya dengan menginspeksi kapal perang destroyer baru berbobot 5.000 ton serta menyaksikan uji coba peluncuran rudal jelajah strategis. Aksi tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan global akibat konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
Kunjungan Kim berlangsung di galangan kapal Nampho. Dalam kesempatan tersebut dia meninjau kapal perang bernama Choe Hyon sekaligus memantau langsung uji coba peluncuran rudal dari kapal tersebut.
Foto yang dirilis kantor berita pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA) pada Kamis (5/3/2026) memperlihatkan Kim Jong Un tiba di kapal dan menyapa para perwira serta personel angkatan laut sebelum melakukan inspeksi.
Dalam kunjungannya, Kim menyatakan bahwa program pengembangan senjata nuklir untuk angkatan laut Korea Utara mengalami kemajuan signifikan.
Dia menilai peningkatan kemampuan militer tersebut merupakan perubahan besar dalam strategi pertahanan maritim negaranya.
“Persenjataan nuklir bagi Angkatan Laut mengalami kemajuan yang memuaskan,” kata Kim seperti dilaporkan KCNA.
Menurutnya, penguatan armada laut tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga kedaulatan wilayah laut Korea Utara.
Unjuk kekuatan militer ini terjadi saat Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran. Operasi tersebut disebut bertujuan menghancurkan program nuklir, rudal balistik, serta kekuatan angkatan laut Iran.
Dalam laporan KCNA disebutkan bahwa uji coba rudal dari kapal perang tersebut berlangsung sukses. Uji coba dilakukan setelah Kim memimpin Kongres Partai Pekerja Korea yang digelar sejak pekan lalu.
Pada kongres tersebut, Kim kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal partai dan menegaskan komitmen untuk memperkuat kemampuan militer negaranya.
Dia juga menyatakan Korea Utara siap merespons setiap ancaman dari Amerika Serikat dan sekutunya, termasuk Korea Selatan dan Jepang.
Kim turut memeriksa destroyer kelas Choe Hyon, salah satu dari dua kapal perang yang diluncurkan pada 2025.
“Setiap tahun, selama periode baru rencana lima tahun, kita harus membuat dua kapal perang permukaan kelas ini atau kelas yang lebih tinggi,” kata Kim setelah uji coba.
Saat ini, kapal perang ketiga kelas Choe Hyon juga dilaporkan sedang dalam tahap pembangunan dan telah diperiksa langsung oleh Kim Jong Un pada Rabu (4/3/2026).
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pyongyang menyebut operasi militer tersebut sebagai tindakan agresi ilegal yang melanggar kedaulatan negara.
Editor: Donald Karouw