Volume Dagang RI-AS Ditargetkan 60 Miliar Dolar AS, Pakar: Lewat IPEF, Airlangga Pimpin Diplomasi Politik dan Ekonomi
JAKARTA, iNews.id - Pakar perdagangan ekonomi dunia dan politik internasional UGM Dr Riza Noer Arfani menilai langkah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Indo-Pasific Economic Framework (IPEF) patut diapresiasi. Menurutnya, apa yang dilakukan Airlangga dapat menjadi jalan diplomasi politik dan ekonomi bagi Indonesia.
Riza mengatakan, bergabungnya Indonesia dalam IPEF akan memberi dampak secara politik dan ekonomi bagi RI. Dalam jangka pendek, bergabungnya Indonesia bisa memperkuat posisi secara politik Presidensi G20 dan kekuatan ASEAN.
“Bagaimana pun Amerika masih memegang kendali dalam bidang ekonomi tertentu, maka dalam jangka pendek diplomasi bisa terbentuk dengan bergabung dengan IPEF sebagai pelengkap dari diplomasi ekonomi yang kita bangun pada kawasan yang lain atau skema yang lain seperti RCEP,” ujar Riza dalam keterangannya dikutip, Senin (12/9/2022).
Dia menambahkan, untuk jangka panjang, akan banyak dampak pada keseimbangan kekuatan secara politik maupun ekonomi di kawasan.
"Kita masih agak meragukan apa yang diinginkan China dalam keterlibatan mereka di kawasan, terutama isu-isu profile macam laut China Selatan, sehingga dari sisi itu kita masih butuh pertimbangan dari kelompok yang lain seperti Amerika, Indo Pasifik," ucap Riza.